Kalau Tertanggung Meninggal Dunia, Ini Cara Klaim Asuransi Prudential


Kalau Tertanggung Meninggal Dunia, Ini Cara Klaim Asuransi Prudential

Menjaga diri sendiri agar tetap sehat adalah kebutuhan yang harus dipenuhi agar bisa hidup dengan senang dan aktivitas yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar. Namun setiap orang tidak bisa mengetahui masa depan sehingga membutuhkan hal lain untuk melindungi diri sendiri atau keluarga, seperti asuransi. 

Asuransi memiliki berbagai macam jenis, namun yang paling sering digunakan adalah asuransi jiwa. Asuransi jiwa bisa dimiliki oleh semua orang dan bisa diklaim jika tertanggung meninggal dunia. Setiap penyedia asuransi memiliki cara klaim yang mudah, begitu juga dengan cara klaim asuransi Prudential.

Cara Klaim Asuransi Prudential

Prudential adalah salah satu perusahaan asuransi yang saat ini banyak digunakan karena sudah dipercaya oleh banyak orang. Tapi meskipun begitu tak jarang informasi mengenai cara klaim asuransi Prudential jika tertanggung meninggal jarang sekali diketahui. Tanpa berlama lagi, berikut cara klaim asuransi Prudential:

1. Memberitahu Kematian Tertanggung

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika akan melakukan klaim adalah memberitahukan kepada perusahaan asuransi bahwa tertanggung sudah meninggal dunia. Pemberitahuan meninggal dunia harus dilengkapi dengan surat kematian tertanggung. Surat kematian tersebut berisi mengenai data waktu, tempat, dan penyebab tertanggung asuransi meninggal dunia. 

Saat menginformasikan hal tersebut, pihak asuransi akan menanyakan beberapa hal yang berkaitan dengan tertanggung, mulai dari nomor polis hingga hal lainnya yang berhubungan dengan kematian tertanggung.

2. Formulir Klaim Asuransi

Setelah memberitahu pihak asuransi, pihak asuransi biasanya mengirim formulir klaim asuransi meninggal dunia kepada Anda untuk diisi.

3. Isi Formulir Klaim Asuransi

Cara klaim asuransi Prudential yang selanjutnya adalah mengisi formulir klaim asuransi. Isi formulir dengan hati-hati dan lengkap. Pastikan untuk mengisi formulir dengan benar agar proses selanjutnya bisa berlangsung dengan lancar.

4. Lengkapi Berkas Pendukung

Jika pengisian sudah selesai, siapkan juga beberapa berkas pendukung yang dibutuhkan untuk klaim asuransi tertanggung yang meninggal. Beberapa berkas yang dibutuhkan antara lain:

A. Polis dan Endorsment yang asli.
B. Fotokopi berkas mengenai seluruh hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
C. Fotokopi KTP atau identitas diri lain dari penerima manfaat.
D. Surat keterangan meninggal tertanggung yang biasanya dari dokter atau rumah sakit. Surat keterangan tersebut berisi penyebab kematian yang dialami tertanggung.
E. Surat keterangan meninggal dari pemerintah setempat.
F. Surat keterangan kepolisian atau BAP yang asli. Surat keterangan ini dibutuhkan jika tertanggung meninggal karena kecelakaan.

5. Analisis dan Proses

Jika semua berkas sudah lengkap, pihak asuransi akan menganalisis dan memproses klaim asuransi jiwa. Saat proses tersebut pihak asuransi akan melakukan verifikasi status polis, data diri tertanggung, informasi kematian, dan masih banyak yang lainnya.

6. Perhitungan

Jika klaim asuransi dinyatakan sah oleh pihak asuransi, maka perusahaan tersebut akan melakukan perhitungan kewajiban yang harus dibayarkan kepada penerima manfaat yang sebelumnya sudah ditunjuk oleh tertanggung.

7. Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa

Langkah terakhir adalah pembayaran klaim asuransi jiwa setelah perhitungan sudah dilakukan. Proses klaim tersebut biasanya tidak berlangsung dalam waktu yang cepat karena perusahaan asuransi sangat berhati-hati ketika menganalisa klaim asuransi jiwa, terlebih jika jumlah klaim yang akan dibayarkan mencapai lebih dari 1 milyar rupiah.

Itulah sedikit ulasan tentang cara klaim asuransi Prudential yang sangat mudah dilakukan. Dengan informasi yang sudah diberikan Anda tidak akan bingung lagi ketika akan melakukan klaim. Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar